Monday, June 12, 2006

penjara ini

Aku perlu keluar dari penjara ini,

Ia tak habis-habis mengheretku dari satu ironi ke ironi lain,

Menghantuk kepalaku ke kiri ke kanan,

Tiada lagi dapat aku bezakan,

Yang mana nafsu, Yang mana lurus,

Dengan mataku ditutup,

Tiada lagi ku merasakan hangat mentari,

Tubuhku kaku bersama dingin malam,

Kecewanya tak pernah henti,

Sebagaimana berpusingnya bumi,

Ia datang dan pergi dan datang kembali,

Setiap detik aku mempersoalkannya,

Namun perlahan-lahan aku reput bersama usia,

Dalam buntu yang menyesakkan,

Kekecewaan ini membuatkanku meronta-ronta,

Tapi siapa yang bisa melihatnya,

Halusnya aku berbisik,

Aku ingin dipeluk sayap malaikat,

Biar jasadku diangkat rahmatnya,

.....air mataku mengalir,

Tubuhku yang rebah tak bangun-bangun jua,

Di balik dinding aku masih terkurung,

Aku cuba mencapai tak terjangkau

Benarkah semuanya sudah terlewat....